Gaya zaman dahulu alias jadul muncul kembali dan telah menjadi tren di masa kini. Dinamai dengan vintage style,
para perancang busana mulai memainkan sentuhan modern untuk kain-kain bermodel tua tersebut. Jika dilihat secara dekat, prinsip gaya ini adalah semakin aneh bajumu maka semakin keren gayamu.
para perancang busana mulai memainkan sentuhan modern untuk kain-kain bermodel tua tersebut. Jika dilihat secara dekat, prinsip gaya ini adalah semakin aneh bajumu maka semakin keren gayamu.
Vintage untuk era saat ini lebih ditekankan pada kombinasi mix n’ match model-model kuno yang antik dengan design kreasi model masa kini. Model-model umum vintage yang paling digandrungi adalah gaya Victorian dengan spesifikasi ruffles dan renda.
“Seperti contoh, design kemeja yang menggunakan aksen banyak renda, sebenarnya itu adalah model lama yang didaur ulang kembali dengan new touched,” tutur Riska Yuliani, pemilik Er-Corner Boutique, saat ditanyai riaubisnis.com tentang perkembangan gaya vintage beberapa waktu lalu di tempat usahanya.
Salah satu yang bisa dijadikan panduan adalah dress berjenis polkadot. Model tempo dulunya akan terasa dari ukuran bahu yang lebar plus panjangnya sampai di bawah lutut. Big Belt juga dapat ditambahkan untuk mempermanis gaya. Kesan warna coklat akan lebih mempertegas sentuhan vintage-nya. Lalu, padankan dengan sepatu berhak tinggi dari bahkan mengkilap.
Jika ingin bergaya lebih glamrock tanpa harus terlihat sebagai lady rock, Anda juga dapat menggunakan celana legging, jeans 7/8 berkonsep lipatan yang dipadukan dengan kaos bermotif dan jaket kulit pendek dengan dekorasi kancing metal.
Bagi wanita yang tak ingin menarik perhatian, bisa mengenakan sepatu wedge yang dipadankan dengan oversize boyfriend coat, atau cardigan yang dilengkapi dengan skinny jeans dan rok mini.
Bercerita tentang butiknya, Riska menuturkan Er-Corner merupakan butik yang berisikan produk-produk unik serta bercirikan gaya berpakaian tempo dulu. Beragam produk baik itu baru maupun second, bisa di dapat dengan harga yang cukup terjangkau.
“Harganya bisa bermacam-macam, kalau baju dan aksesori berkisar Rp 30.000–100.000 ribu. Sedangkan untuk celana, dress, dan sepatu bisa sekitar Rp 100–200 ribu,” terang Riska di butiknya Jalan Balam Sakti, Panam-Pekanbaru.
Aksen aksesoris amat penting untuk tren fashion bemodel ini. Pertama, tas kecil bertali panjang dengan nuansa warna keemasan atau coklat dapat menjadi pilihan awal untuk tampil kian seksi. Selanjutnya, menggunakan aksesori dengan cara ditumpuk. Coba saja memakai cincin berdetail bold stones, tumpukan bangles, long pendant necklaces, atau kalung bebatuan juga bisa jadi pilihan.
Sementara, untuk menyempurnakan penampilan, jangan lupa ubah penampilan rambut mengikuti gaya glamor era 1970-an, yakni gaya rambut yang mudah diatur.
Riska mengaku, telah banyak menerima pesanan terhadap produk-produk yang ia usung. “Kita juga mempromosikannya via online, jadi pelanggannya bisa dari berbagai daerah. Yang paling banyak itu adalah pelanggan dari daerah sekitaran Jakarta dan Bandung,” ungkapnya.
Jadi, tidak ada salahnya jika Anda kembali membongkar lemari mencari stok baju lama yang tidak dipakai lagi. Jika sukses mendapatkan granny blouse asimetris, apalagi yang warnanya segar, itu bakal menjadi modal bagus.(*)


No comments:
Post a Comment
Let's be friend \m/